Konstruksi Pembetonan NICE PIK2

Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) terbangun menjadi gedung ikonik baru di utara Jakarta. Menambahkan kelengkapan kota modern Jakarta ke dalam dunia industri perhelatan berskala global.

Berdiri di kawasan berkembang Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), NICE berdiri di lahan 400 ribu meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 300 ribu meter persegi. Tiga gedung eksebisi dengan 11 Hall-nya bertotal luas 55.000 m2. Area gelaran outdoor mencapai 30.000 m2.

Area atrium timur dan barat, 15.000 m2. Prefunction area, seluas 20.000 m2. Ruang V/VIP, Green dan EO Rooms, 6.000 m2. Serta Ruang Rapat, seluas 4.000 m2. Maka total leasable area NICE ini mencapai hingga 130 ribu meter persegi lebih.

Dalam proyek konstruksi NICE di PIK 2 ini, PT Industri Pameran Nusantara selaku pengelola menunjuk tiga konsultan teknik. PT Davy Sukamta Partner sebagai Konsultan Perencana Sipi dan Struktur. PT Meco Systech Internusa selaku Konsultan Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing. Serta, PT Prada Tata Internasional sebagai Perencana Arsitek.

AJI Konstruksi Utama (AJI) sebagai Pelaksana Konstruksi yang dipercaya guna mewujudkan kualitas pekerjaan Struktur, Arsitektur, hingga Plumbing untuk gedung perhelatan skala internasional NICE ini. Selain AJI Konstruksi, Industri Pameran Nusantara juga menunjuk kontraktor dari Cina, PT China State Construction Overseas Development (CSCOD).

Project Engineer AJI Konstruksi Utama, Adi Susanto menjelaskan kepada redaksi sutami.id bahwa pekerjaan konstruksi telah dimulainya sejak Januari 2024 hingga Juni 2025. Pekerjaan konstruksi utama telah rampung, saat ini tinggal penyelesaian pekerjaan minor. Salah satu performa yang dibuktikan dalam konstruksi NICE ini adalah pekerjaan utama yang rampung lebih cepat dari waktu perencanaan.

Skup luasan pekerjaan yang AJI  laksanakan mencapai kisaran 45.000 m2. Proses konstruksinya dimulai dari struktur tiang pancang, pondasi, hingga konstruksi atap. Hingga kemudian masuk ke pekerjaan finishing. “Semua pekerjaan dimulai dari progres nol persen hingga kini telah mencapai konstruksi seratus persen dan menyisakan pekerjaan minor saja,” jelas Adi.

Untuk konstruksi concrete, digunakan mutu beton fc 45 mpa atau setara K 550 untuk pembetonan kolom. Pembetonan beam dan slab menggunakan fc 35 mpa setara K 400. Juga untuk Pile Cap dan Sloof, fc 35 mpa. Untuk metode curing dengan membahasi geotextile, baru kemudian ditutup.

*** Baca di Emagz sutami 006 bagaimana teknis konstruksi pembetonan di NICE ini