SUTAMI – Pusat industri petrokimia Nafta Crackers terbesar di Asean milik Lotte Chemical Indonesia diresmikan.
Dibangun di kawasan Cilegon, Banten, di lahan 110 hektar dengan luas bangunan pabrik 70 hektar. Dengan nilai investasi sebesar Rp62 triliun.
Pabrik ini akan mengolah sekitar 3,2 juta ton bahan baku per tahun, dan menghasilkan sebanyak 15 produk petrokimia, di antaranya Etilena dan Propilena.
Sebanyak 70% produknya dipakai untuk keperluan yang begitu vital bagi bangsa, yakni mensubstitusi impor di dalam negeri dan sisanya 30% untuk ekspor.
Industri petrokimia sebagai bentuk hilirisasi industri migas yang menghasilkan produk-produk bernilai tinggi dengan produk akhir seperti komponen kendaraan, peralatan medis pipa, kemasan plastik, peralatan isolasi listrik, dan berbagai bahan baku industri lainnya.
Bahan baku diolah untuk menghasilkan nilai tambah yang akan mengerek penerimaan negara, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi.
