SUTAMI – Institut Teknologi Bandung melalui Sekolah Teknik Elektro dan Informatika menegaskan perannya dalam mendorong kemajuan teknologi dan literasi digital melalui seminar bertajuk “FTTH, FWA & Mobile Broadband: Strategi Manakah yang Terbaik untuk Mempercepat Pemerataan dan Peningkatan Performa Akses Digital Indonesia”.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Timur Kampus ITB Ganesha dan dihadiri oleh mahasiswa, media nasional, serta pelaku industri telekomunikasi.
Seminar ini mengangkat isu percepatan pembangunan infrastruktur broadband di Indonesia. Tiga teknologi utama, yaitu Fiber to the Home (FTTH), Fixed Wireless Access (FWA), dan mobile broadband, dinilai memiliki peran penting dalam memperluas konektivitas digital yang andal dan merata.
Namun, masing-masing teknologi memiliki karakteristik serta tantangan yang berbeda.
Ketua Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomunikasi Indonesia ITB, Dr. Ir. Ian Josef Matheus Edward, M.T., menyampaikan bahwa tidak ada satu teknologi yang dapat menjadi solusi tunggal untuk seluruh kebutuhan konektivitas nasional.
“FTTH menawarkan kapasitas dan stabilitas terbaik, sementara FWA memberikan fleksibilitas serta kecepatan dalam deployment. Keduanya harus diposisikan sebagai solusi yang saling melengkapi,” ujarnya.
