Kawasan Industri Cikarang Topang Kenaikan Penjualan

SUTAMI – Kawasan Industri Jababeka membukukan marketing sales sebesar Rp3,6 triliun sepanjang 2025, naik 13 persen.

Kawasan industri di Cikarang berkontribusi signifikan. Penjualan tanah matang kawasan industri dengan lahan seluas 18 hektare.

Sementara untuk produk tanah dan bangunan, berasal dari bangunan pabrik (Standard Factory Building) dan produk residensial komersial.

Penjualan tunggal terbesar adalah penjualan lahan seluas 6 hektare kepada Perusahaan Korea di sektor Personal Care dan 4 hektare kepada sebuah perusahaan Indonesia di sektor data center.

Di Kendal, investor asing mendominasi dengan kontribusi sekitar 89 persen dari total nilai penjualan pemasaran 2025, yang terutama berasal dari China, Hong Kong, dan Taiwan, sementara investor domestik menyumbang 11 persen sisanya.

Transaksi terbesar di kawasan Kendal sepanjang tahun 2025 mencakup penjualan lahan kepada perusahaan asal China untuk sektor industri ban seluas 8 hektare, bahan bangunan seluas 7 hektare, serta furnitur seluas 13 hektare.

Selain dari China, Perseroan juga mencatatkan penjualan lahan seluas 12 hektare kepada perusahaan furnitur asal Indonesia, serta satu transaksi penjualan lahan seluas 13 hektare kepada perusahaan kemasan asal Hong Kong.