SUTAMI – Hingga saat ini, progres pembangunan Proyek Pelabuhan Patimban telah mencapai 83,37% atau melampaui rencana progres.
Pekerjaan yang tengah dilaksanakan meliputi pekerjaan reklamasi dan pavement sebagai bagian dari penyelesaian infrastruktur utama pelabuhan.
Proyek ini ditargetkan selesai pada Oktober 2026 dan pelaksanaannya masih berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.
Dalam pembangunan Pelabuhan Patimban, WIKA juga menerapkan berbagai inovasi konstruksi maritim. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan silt curtain pada pekerjaan pengerukan (dredging) untuk meminimalisir penyebaran sedimen dan menjaga kualitas air di sekitar area proyek.
Selain itu, WIKA juga menerapkan teknologi Cement Deep Mixing (CDM) sebagai metode perbaikan tanah untuk meningkatkan stabilitas struktur pelabuhan.
Penerapan inovasi tersebut berkontribusi terhadap efisiensi pelaksanaan pekerjaan dengan meminimalisir gangguan lingkungan yang berpotensi menghambat operasional pengerukan, sehingga jadwal proyek tetap terjaga.
Dari sisi kualitas konstruksi, pengendalian sedimentasi membantu memastikan kedalaman alur pelayaran sesuai spesifikasi teknis.
Sementara itu, penerapan teknologi perbaikan tanah meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap beban muatan berat serta risiko abrasi, khususnya pada kondisi tanah lunak.
