Mitigasi Jasa Tirta II Antisipasi Dampak Hidrometeorologi

SUTAMI – Perum Jasa Tirta II (PJT II) memastikan fungsi pengendalian banjir tetap berjalan optimal di tengah anomali cuaca ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Perusahaan menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak hidrometeorologi seperti banjir, genangan, dan longsor.

Mitigasi dilakukan secara terukur dan berkelanjutan melalui optimalisasi operasi waduk dan bendung, peningkatan pemantauan hidrologi, inspeksi rutin infrastruktur sumber daya air (SDA), serta peningkatan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Pada tingkat operasional, Unit Wilayah III PJT II di Subang, Jawa Barat, menangani longsoran yang menutup Saluran Sekunder di Desa Darmaga, Kecamatan Cisalak, pada akhir Januari 2026.

Di wilayah Bekasi, Unit Wilayah I PJT II juga melakukan perbaikan tanggul Saluran Sekunder Kedunggede di Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, setelah terjadi jebolan tanggul sepanjang sekitar delapan meter akibat curah hujan tinggi.

Perbaikan darurat dilakukan menggunakan ekskavator serta pemasangan karung tanah, cerucuk bambu, bronjong, dan terpal untuk menjaga fungsi saluran irigasi yang melayani area lebih dari delapan hektar.