SUTAMI – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat konektivitas dan membuka aksesibilitas wilayah di Daerah Otonom Baru (DOB) Papua melalui pembangunan jaringan jalan dan jembatan pada Tahun Anggaran (TA) 2026.
Hingga Mei 2026, realisasi keuangan mencapai Rp56,03 miliar atau 16,58% dengan progres fisik sebesar 20,56%.
Dukungan pembangunan jaringan jalan dan jembatan dikerjakan melalui rekonstruksi Jalan Simpang Kuprik–Kampung SP 9–SP 3 Salor (Segmen 3) sepanjang 5 km dan Segmen 4 sepanjang 6,8 km di Provinsi Papua Selatan. Kedua ruas tersebut merupakan akses strategis yang mendukung konektivitas kawasan pemerintahan dan sentra ekonomi baru di wilayah selatan Papua.
Selain itu, Kementerian PU juga melaksanakan pembangunan Jalan Kali Bumi–Bandara Karadiri sepanjang 1,27 km dengan progres fisik 29,48% serta Jalan Waroki–Kali Bumi (Bandara Baru) sepanjang 4,13 km di Papua Tengah. Kehadiran ruas jalan tersebut akan meningkatkan aksesibilitas menuju infrastruktur transportasi udara sekaligus memperkuat keterhubungan antarwilayah.
Untuk meningkatkan kapasitas jaringan jalan eksisting, dilakukan pula pekerjaan pelebaran Jalan Batas Kota Nabire–Wanggar sepanjang 7,25 km dengan progres 39,64%. Ruas ini merupakan koridor penting yang mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di kawasan Nabire dan sekitarnya.
Di samping pembangunan jalan, Kementerian PU juga membangun Jembatan Kali Bumi Bawah sepanjang 100 meter. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan jaringan transportasi sekaligus menjamin kelancaran konektivitas antarwilayah, terutama pada daerah yang selama ini terkendala kondisi geografis.
