Progres Konstruksi Bendungan Way Apu Maluku Capai 87%

SUTAMI – Hingga 20 Juni 2026, progres fisik pembangunan Bendungan Way Apu yang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah mencapai 86,91 persen.

Pembangunan bendungan kini difokuskan pada penyelesaian pekerjaan lanjutan menuju operasional dan pemanfaatan penuh bagi masyarakat.

Bendungan Way Apu dirancang memiliki kapasitas tampung sebesar 50,05 juta meter kubik dan akan menjadi sumber air utama bagi pengembangan kawasan pertanian di Kabupaten Buru.

Keberadaan bendungan ini nantinya mampu melayani daerah irigasi seluas 10.562 hektare, sehingga dapat meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas pertanian masyarakat.

Selain itu, Bendungan Way Apu akan menyediakan air baku sebesar 0,550 m3/detik guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya.

Manfaat lainnya adalah bendungan ini dapat mereduksi debit banjir hingga 394 m3/detik, sehingga dapat mengurangi risiko banjir yang mengancam permukiman, lahan pertanian, dan infrastruktur di wilayah hilir.

Dari sektor energi, Bendungan Way Apu juga memiliki potensi untuk mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 8 MW yang diperkirakan mampu melayani kebutuhan listrik sekitar 8.750 rumah tangga.

Pemanfaatan energi terbarukan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.