Revamping Ammonia Pabrik -2 Pupuk Kaltim Bontang

SUTAMI – Peresmian Revamping atau peremajaan Ammonia Pabrik -2 PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), anak usaha PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), di Bontang, Kalimantan Timur.

Modernisasi dilakukan melalui penggantian peralatan utama, meliputi pembaruan proses di shift converter, Ammonia Converter, dan CO2 removal system yang mampu meningkatkan efisiensi dan keandalan pabrik.

Setelah peremajaan, pabrik ini diharapkan akan menurunkan konsumsi gas sebesar 4MMBtu/ton ammonia, menurunkan emisi karbon hingga 110.000 ton CO₂ per tahun, dan berpotensi menghemat biaya produksi karena efisiensi produk.

Melalui program revitalisasi tersebut, ditargetkan industri pupuk yang lebih efisien dan berkelanjutan, menjaga keterjangkauan harga pupuk bagi petani, serta memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.

Peremajaan pabrik ini merupakan bagian dari rencana besar revitalisasi yang mencakup peremajaan dan pembangunan 7 pabrik dalam 5 tahun ke depan.

Peremajaan dan pembangunan 6 pabrik lainnya, seperti Revitalisasi Pusri 3B, pengembangan NPK Phonska VI Petrokimia Gresik, Pabrik Amurea PIM III, serta Kawasan Industri Pupuk (KIP) Fakfak.

Proses peremajaan ini sangat penting tidak hanya operasional tapi mempunya nilai historis yang sangat kuat bagi industri pupuk nasional.

Pabrik-2 ini dulu diresmikan 29 Oktober 1984 oleh Presiden Soeharto ketika Indonesia mencapai swasembada pangan.