Siborg dan Centaur

Macam Kerja Integrasi Dengan AI Generatif, Penulis: Rizki Akbar Maulana – Pranata Komputer Ahli Muda (Dit.PPIP – DJPI), Rechian Hapsari – Analis SDM Aparatur (Biro Keuangan – Setjen)

Karya Tulis Ilmiah dengan judul “ASN Siborg dan ASN Centaur: Transformasi di Era Artificial Intelligent (AI) Generatif

Integrasi yang berarti tidak hanya “dapat menggunakan,” namun berintegrasi secara utuh dengan kecerdasan buatan layaknya Siborg di film fiksi ilmiah, atau menyatu dengan batasan tertentu yang jelas layaknya Centaur di dunia mitologi.

Hasil kajian literatur menunjukkan beberapa peluang yang dapat diraih dari integrasi ini antara lain: 1) peningkatan kinerja operasional; 2) inovasi dalam pengambilan keputusan; 3) pengembangan kreativitas, dan 4) peningkatan pelayanan publik.

Namun di sisi lain, terdapat beberapa tantangan yang perlu dihadapi, antara lain 1) etika dan kemanusiaan; 2) kepemimpinan; dan, 3) kebijakan Satu Data yang berkualitas.

Untuk menunjang trasnformasi tersebut, maka perlu peningkatan beberapa keterampilan, antara lain 1) AI-prompting; 2) berpikir kritis; dan, 3) literasi digital.

Konsep ASN Siborg dan Centaur 

Konsep ini bermula dari sebuah working paper yang ditulis oleh Dell’Acqua, dkk (2023) yang hendak menelisik dampak AI generatif terhadap peningkatan produktivitas pekerja berketerampilan tinggi. Mereka menggunakan dua skenario terhadap masing-masing dua kelompok yang diobservasi yang diberi nama Siborg dan Centaur.

Kelompok pertama diistilahkan sebagai Siborg yang menyatu secara rumit layaknya makhluk manusia-mesin hibrida. Pengguna Siborg tidak hanya mendelegasikan tugas, namun memadukan alur pekerja mereka dengan AI untuk bergerak tahap demi setahap secara bersama-sama.

Strategi ini mungkin bermanifestasi sebagai tanggung jawab bergantian di tingkat sub tugas, seperti memulai kalimat untuk kemudian diselesaikan AI atau bekerja secara tandem dengan AI.

Kelompok kedua diilustrasikan sebagai makhluk mitologi Centaur yang memiliki batas yang jelas antara badan-kepala manusia dan badan-kaki kuda. Kelompok ini membagi tugas secara gamblang antara tanggung jawab manusia dan AI. Sehingga tugas dilaksanakan secara bergantian dengan melihat kelebihan dan kekurangan masing-masing “anggota badan”.

Kedua konsep tersebut dapat diadopsi ASN untuk berkolaborasi dan berintegrasi dengan AI generatif. ASN Siborg diartikan sebagai ASN yang berintegrasi secara menyeluruh dengan kecerdasan buatan dalam tiap alur kerjanya.

Sedangkan ASN Centaur adalah ASN yang memanfaatkan AI dalam sub tugas tertentu untuk menunjang kinerja yang lebih efisien dan lebih berkualitas.

*** Baca di Emagz sutami 006 bagaimana penulis mengkaji Transformasi ASN di Era Artificial Intelligent (AI) Generatif