SUTAMI – Pemerintah kembali melakukan uji coba sistem pembayaran tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF).
Hal ini sebagai upaya mendorong percepatan implementasi setelah sempat mengalami stagnasi.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) merencanakan uji coba kembali yang dilakukan secara end to end .
Pengujian ini akan mencakup seluruh proses mulai dari pengguna mengunduh aplikasi, menggunakan sistem hingga pembayaran diterima oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Roatex sesuai kontrak memiliki kewajiban untuk menyiapkan Term Of Rererence (TOR) uji coba.
Dalam rangka menyiapkan TOR Uji Coba, kemarin pada tanggal 3 sampai 5 Maret telah dilakukan functional test.
Functional test itu lebih ke mencoba demonstrasi fitur aplikasi yang ada di CANTAS dan lebih ke positif skenario.
Kemudian, dilakukan kembali functional test tahap dua, untuk melengkapi kesiapan infrastruktur jalan tol yang akan digunakan.
Setelah seluruh kesiapan terpenuhi, barulah akan dilaksanakan pra uji coba secara menyeluruh.
MLFF diinisiasi sejak 10 tahun lalu atau tepatnya pada saat kunjungan PM Hungaria Victor Orban ke Indonesia pada 2016.
Proyek ini digarap oleh perusahaan teknologi asal Hungaria, Roatex Ltd. melalui anak usahanya, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).
Pendanaan untuk proyek MLFF sepenuhnya bersumber dari pemerintah Hungaria senilai US$300 juta atau setara dengan Rp4,65 triliun.
