SUTAMI – Josephine Sophie Mathilda Sagala, mahasiswi Universitas Padjajaran dan penerima Beasiswa SCG Sharing the Dream 2025, meluncurkan “Clean Water for All”, sebuah proyek penelitian kualitas air, karakteristik dan kondisi air di Desa Cileles, Kec. Jatinangor, Jawa Barat.
Menggunakan pendekatan ilmiah, proyek tersebut berhasil mengevaluasi 16 titik area Desa Cileles serta mendapatkan gambaran komprehensif tentang kondisi kualitas air di area-area tersebut.
Melalui proyek penelitian ini, Josephine berharap dapat memberikan informasi mengenai kondisi kualitas air Desa Cileles, mengedukasi masyarakat melalui sosialisasi terhadap hasil evaluasi, serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan.
Pada tahap awal, tim memfokuskan upaya pada persiapan dasar, termasuk koordinasi dengan pemimpin daerah dan pemerintah setempat, survei lokasi, serta pengenalan alat yang akan digunakan selama proses penelitian.
Memasuki tahap berikutnya, tim melakukan pengumpulan data, survei lapangan, serta proses analisis dan interpretasi temuan yang diperkuat melalui diskusi terbuka bersama masyarakat.
Melalui rangkaian proses tersebut, Josephine bersama tim berhasil menganalisis 16 titik yang dipilih berdasarkan persebaran sumber air di Desa Cileles.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya variasi kualitas air, di mana sebagian besar sumber air dinilai aman untuk kebutuhan sehari-hari, namun masih memerlukan pengolahan lebih lanjut untuk konsumsi.
Untuk memperkuat dampak program, tim juga mengembangkan situs web Clean Water for All (https://bit.ly/CleanWaterEvaluation) yang dirancang dengan penjelasan yang komprehensif dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Ke depan, platform ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan masyarakat Desa Cileles dalam merencanakan pengembangan sumber air yang lebih berkelanjutan.
“Ini menjadi salah satu bentuk pengabdian saya kepada masyarakat supaya saya lebih berdampak lagi dan memberikan manfaat lebih ke masyarakat. Apalagi, air bersih juga merupakan salah satu kebutuhan yang cukup penting bagi masyarakat di dunia ini, khususnya juga di desa Cileles. Harapan saya, projek ini dapat memberikan akses air bersih dan masyarakat tetap merasa aman untuk menggunakan air dalam kehidupan sehari-harisesuai panduan yang telah di berikan,” tutur Josephine.
