SUTAMI –Kereta Api Indonesia mengkaji penguatan konektivitas angkutan barang dari dan menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)/Industropolis Batang sebagai bagian dari pengembangan ekosistem logistik yang semakin terintegrasi di Pulau Jawa.
Kajian diarahkan pada keterhubungan kawasan industri dengan dry port, seaport, jaringan kereta api, pergudangan, trucking, serta pelabuhan utama.
Dalam pembahasan awal, konektivitas menuju Tanjung Priok di Jakarta, Tanjung Perak/Kalimas di Surabaya, serta Patimban menjadi beberapa arah yang akan didalami.
Tanjung Priok dapat memperkuat akses barang dari KITB menuju jaringan perdagangan internasional, sementara konektivitas ke Tanjung Perak/Kalimas membuka akses ke jaringan distribusi dan pelayaran melalui kawasan timur Pulau Jawa.
Patimban juga masuk dalam alternatif jaringan yang akan dianalisis berdasarkan asal-tujuan serta kebutuhan tenant KITB.
Relasi dengan jarak sekitar 150–200 kilometer ke atas menjadi salah satu rentang yang akan didalami.
Pembahasan berikutnya juga akan melibatkan KAI Logistik untuk memperkuat pemetaan demand, konsolidasi barang, terminal handling, first mile–last mile, serta layanan logistik end-to-end.
