SUTAMI – Arkora Hydro, emiten energi terbarukan, melalui anak usahanya, PT Nosu Hydro, resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PT PLN.
Melalui perjanjian ini, ARKO akan membangun dan memiliki kapasitas pembangkit listrik sebesar 20 megawatt (MW) dari PLTA Pongbembe di Sulawesi Selatan, untuk jangka waktu 30 tahun sejak beroperasi secara komersial.
Dengan nilai investasi proyek Rp 287,98 miliar. Pembangunan PLTA Pongbembe dilakukan dalam satu grup untuk memudahkan koordinasi, menyelaraskan kepentingan bisnis, serta menciptakan efisiensi operasional dalam pelaksanaan proyek.
Selain itu, ARKO saat ini tengah mengembangkan sejumlah proyek dalam tahap konstruksi, antara lain Proyek Kukusan II (5,4 MW) di Lampung dengan progres pembangunan 83,2%, serta Proyek Tomoni (10 MW) di Sulawesi Selatan dengan progres 32,9% per semester I/2025.
