SUTAMI – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat upaya pengendalian banjir perkotaan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan meningkatkan kapasitas dan revitalisasi Sungai Veteran.
Penanganan tersebut dilaksanakan melalui program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP), dengan pekerjaan peningkatan kapasitas sungai yang mencakup revitalisasi, normalisasi, serta penataan kawasan.
Proyek yang dikerjakan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III ini terbagi dalam tiga tahap. Pada tahap I, pekerjaan dilakukan pada ruas Klenteng–Simpang Ulin sepanjang 891 meter dan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2024–2026. Sementara penanganan pada tahap II direncanakan sepanjang 850 meter dan tahap III sepanjang 1.708 meter.
Pekerjaan di tahap I ini dilakukan dengan memperkuat sistem pengendalian banjir yakni membangun sejumlah pintu air dan rumah pompa di kawasan Sungai Veteran. Di bagian hilir, terdapat dua pintu air dan tiga pompa dengan kapasitas masing-masing 2.500 liter per detik.
Selain itu, sistem pengendalian air turut diperkuat di Sungai Bilu melalui dua pintu air dan dua pompa mobile dengan kapasitas masing-masing 1.000 liter per detik. Sementara di bagian hulu Sungai Veteran disiapkan dua pintu air dan dua pompa dengan kapasitas masing-masing 1.500 liter per detik.
Langkah Kementerian PU ini ditargetkan mampu mengurangi luas genangan secara signifikan, dari kondisi eksisting 358,86 hektare menjadi hanya 13,69 hektare.
Untuk revitalisasi dan normalisasi Sungai Veteran serta penataan kawasan, Sungai Veteran kini memiliki lebar mencapai 8 meter dengan kedalaman menjadi 3,5 meter dari yang sebelumnya hanya 1,5 meter.
