SUTAMI – Sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana, melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, tengah dilaksanakan pembangunan duplikasi jembatan permanen dalam paket Penanganan Permanen Duplikasi Jembatan Krueng Tingkeum yang terletak di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.
Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 40,11 persen, lebih tinggi dari rencana 38,24 persen.
Jembatan baru tersebut memiliki panjang 149,7 meter dan dibangun menggunakan struktur baja girder serta metode konstruksi incremental launching guna meningkatkan kapasitas serta ketahanan terhadap risiko bencana.
Dalam waktu dekat, pekerjaan konstruksi akan memasuki tahapan erection girder pada bentang pertama sebagai bagian dari percepatan penyelesaian proyek.
Kementerian PU menargetkan jembatan duplikasi permanen tersebut dapat difungsikan secara bertahap pada akhir Juli 2026, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas lalu lintas, mengurai kepadatan kendaraan, serta memperlancar arus barang dan orang di wilayah Aceh.
