Serapan Lahan Industri di Greater Jakarta Capai 36,74 Hektar

SUTAMI –Pasar properti industri di Greater Jakarta tetap menunjukkan ketahanan fundamental pada kuartal II tahun 2026, meskipun aktivitas transaksi melambat dan iklim investasi menjadi lebih selektif.

Menurut laporan pasar industri terbaru Colliers, serapan lahan industri mencapai 36,74 hektar pada kuartal tersebut, mencerminkan kondisi pasar di mana investor masih aktif menjajaki peluang investasi, namun semakin selektif dan membutuhkan waktu lebih panjang sebelum mengambil keputusan ekspansi.

Investor masih aktif menjajaki peluang investasi, namun keputusan ekspansi kini membutuhkan waktu lebih panjang karena perusahaan semakin mengutamakan kepastian operasional, kesiapan infrastruktur, dan prospek bisnis jangka panjang.

Permintaan tetap didorong oleh sektor-sektor dengan prospek pertumbuhan jangka panjang, seperti pusat data, logistik, industri kendaraan listrik, elektronik, FMCG, layanan kesehatan, serta ekspansi perusahaan yang telah beroperasi.

Pengembang semakin memfokuskan strategi pada optimalisasi bank lahan yang ada dibandingkan membuka kawasan industri baru, sementara kawasan dengan infrastruktur yang siap tetap mampu mempertahankan harga.