Indonesia Perluas Sinergi Industri BRICS

SUTAMI –The 10th Meeting of BRICS Industry Ministers di Jaipur, India. Pembahasan difokuskan pada empat bidang prioritas, yaitu pengembangan UMKM, startup, logistik industri, dan industri panel surya.

Keempat bidang tersebut memiliki keterkaitan erat dalam membangun ekosistem industri yang lebih tangguh, adaptif terhadap perubahan teknologi, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan berkelanjutan.

Pada bidang UMKM industri, Indonesia memaparkan berbagai program peningkatan akses pembiayaan, adopsi teknologi, pengembangan SDM industri, hingga perluasan akses pasar internasional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi agar Industri Kecil dan Menengah (IKM) semakin terhubung dengan rantai nilai regional maupun global.

Saat ini, IKM mencakup hampir 99,8 persen unit usaha industri di Indonesia, menyerap sekitar 65 persen tenaga kerja industri, dan memberikan kontribusi lebih dari 21 persen terhadap nilai tambah manufaktur nonmigas. 

Pengembangan ekosistem inovasi industri juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam kerja sama BRICS.

Selain empat bidang prioritas tersebut, Indonesia juga melihat peluang untuk memperluas kerja sama BRICS pada sektor-sektor strategis lainnya, khususnya pengembangan industri hijau, semikonduktor, dan industri agro.