SUTAMI – PT Pupuk Indonesia (Persero) menjajaki peluang kerja sama strategis terkait pengembangan fasilitas produksi amonia dan urea berskala global, Nakhodka Fertilizer Plant Phase 2 (NFP-2) di kawasan Primorsky Krai, Rusia, yang dikembangkan oleh holding JSC Ruschem.
Fasilitas ini direncanakan memiliki kapasitas produksi sekitar 1,8 juta ton metanol, 2 juta ton amonia, dan 3,5 juta ton urea per tahun, serta target commercial operation sekitar 2030.
Pengalaman Pupuk Indonesia dalam mengolah gas untuk produksi amonia dan urea menjadi salah satu modal dalam mengkaji peluang kerja sama di Rusia.
Dari sisi lokasi, proyek NFP juga memiliki nilai strategis. Keberadaan Pelabuhan Vladivostok di Primorsky yang menghadap Samudera Pasifik membuka peluang bagi Pupuk Indonesia untuk memperluas akses ke pasar Asia-Pasifik, yang selama ini menjadi salah satu kawasan penting bagi aktivitas perdagangan perusahaan.
