Tema Infrastruktur Tangguh di Gelaran HAKI 2026

SUTAMI – Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) menggelar seminar, pelatihan, hingga pameran bahan dan alat pendukung kerja konstruksi di Pameran HAKI 2026, bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta.

Bertema “Advancing Sustainable and Resilient Buildings and Infrastructure Systems in Indonesia”, Ketua Umum HAKI, Iswandi Imran dalam sambutannya mengajak kolaborasi bersama para profesional dan pelaku industri konstruksi membangun infrastruktur Indonesia yang lebih maju, tangguh, dan berkelanjutan.

Mutu bangunan infrastruktur yang baik dan memiliki umur panjang akan memberi manfaat besar bagi masyarakat. Ini menjadi penting selain dalam melihat keberhasilan pembangunan infrastruktur. Jadi bukan pada jumlahnya saja.

Iswandi juga menyoroti perkembangan potensi bencana alam di Indonesia, terutama gempa. Profesional dan pelaku industri konstruksi perlu menyikapi sejak awal. Infrastruktur Indonesia yang tangguh.

Praktisi dan akademisi dari Indonesia dan sejumlah negara mengisi agenda seminar dan pelatihan singkat.

Pakar struktur, Davy Sukamta, memberikan materi  Constructing Deep Basement Structures in Jakarta’s Dense Urban Setting.

Pengajar di PETRA, Wong Foek Tjong memaparkan Pelat Belahketupat: Benchmark Problem yang Menantang bagi Metode Elemen Hingga.

Dalam pelatihan singkat, ada Masanori Tani dari Jepang dengan materi Structural Design Philosophy of precast construction in Japanese Buildings (equivalent to cast in place) and case studies.