SUTAMI – Program pemanfaatan teknologi multi-stage fracturing MSF ini merupakan upaya Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk meningkatkan produksi dari lapangan-lapangan low quality reservoir.
Teknologi ini, dapat membuka jalur aliran minyak yang sebelumnya sulit diproduksikan, sehingga potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Melalui program Triple 100, yakni 100 sumur eksplorasi, 100 multi-stage fracturing (MSF), dan 100 tambahan sumur pengembangan – mampu mengoptimalkan potensi lapangan migas yang sudah berumur (mature) namun masih memiliki cadangan besar.
Teknologi MSF bekerja dengan metode perekahan batuan menggunakan tekanan tinggi guna membuka jalur aliran minyak.
Pada sumur horizontal, metode ini dilakukan secara bertahap sehingga aliran hidrokarbon lebih optimal dan mampu mendongkrak produksi pada batuan yang sulit mengalirkan minyak secara alami.
Pada tahun 2026 ini terencana mengeksekusi 15 sumur MSF yang tersebar di tiga lapangan utama, yakni Balam South East, Bangko, dan Kotabatak dengan masing-masing lima sumur.
Hingga saat ini, dua sumur pertama tahun ini telah menyelesaikan fracturing stage 1 dan tengah bersiap memasuki stage berikutnya, yang direncanakan hingga 8 stages, dan onstream diharapkan di akhir Mei.
Selain itu, terdapat dua sumur yang masih dalam proses pengeboran serta empat sumur yang telah siap untuk dibor.
